close

HOME // Fatayat NU

Menguatkan Kader, PC. Fatayat NU Kab. Mojokerto Gelar Latihan Kader Dasar (LKD)

   Pada: Juli 26, 2020
Peserta LKD PC. Fatayat NU Mojokerto

NU Mojokerto– Pada minggu pagi (25/07/20) ruang aula VIP Wisma NU dipenuhi dengan anggota PC. FATAYAT NU Mojokerto. Agenda acaranya, latihan Kader Dasar (LKD).

Acara diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-Quran. Kemudian dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Mars Fatayat dan Yaa Lal Wathon.

Pada sambutannya, Ketua PC Fatayat NU, Itha Nursyamsiah menyampaikan,

“Bahwasanya pelatihan LKD ini diikuti seluruh Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak cabang yang belum pernah mengikuti pengkaderan di Fatayat NU. Sebuah organisasi dikatakan menjadi organisasi yang berkualitas ketika mempunyai kader yang militan, kader yang kuat. Kader yang militan ini kita dapat dari sebuah proses pendidikan kader. Maka ini adalah upaya ikhtiar kita bersama dari sahabat sahabat Fatayat NU” kata Itha Nursyamsiyah dihadapan peserta Latihan Kader Dasar.

“Jadilah akar yang sangat kuat mencengkeram tanah mencengkeram Bumi untuk menghasilkan sebuah pohon, yang pohonnya itu rindang, daun yang rindang mempunyai buah yang sangat enak dinikmati dan bunga yang enak di pandang.” imbuhnya.

Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, KH. Abdul Adzim Alwy dalam kesempatan ini menyampaikan,

“Suatu organisasi itu memerlukan ideolagi yang kuat. Artinya keyakinan harus kuat. Ketika kita sudah yakin Haqqul Yaqin kepada organisasi, maka yang timbul adalah cinta, mahabbah. Tanpa keyakinan, kalian akan ragu dengan NU, kalian masih ragu akan kebenaran NU, maka tidak akan timbul yang namanya mahabbah. Maka harus dengan keyakinan yang kuat maka akan muncul dengan mahabbah dan sayang” terangnya.

Setelah rangkaian acara pembukaan, peserta mengikuti materi-materi latihan kader dasar hingga selesai. Tampak para peserta hikmat mengikuti materi yang disampaikan oleh para pemateri. (Aris)


Sudah dibaca : 189 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.