close

HOME // MWC

Pengurus Anak Ranting NU Se-Kecamatan Bangsal Dilantik

   Pada: Juni 26, 2020

Bangsal – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bangsal, Rabu (24/06/2020) malam, melantik 48 Pengurus Anak Ranting yang ada di wilayah kerjanya. Naskah pelantikan yang berisi ikrar setia untuk mengamalkan dan mempertahankan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dipimpin langsung Ketua MWCNU Bangsal, Moh. Nur Fauzi di aula kantor MWCNU Bangsal.

Abah Fauzi, sapaan akrab pria yang telah 10 tahun menahkodai jam’iyah ini, memandu 48 Pengurus Anak Ranting mengucapkan ikrar untuk menjadi pelayan warga Nahdliyin dihadapan Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, KH Abdul Adzim Alwi.

“Menghayati dan mengamalkan serta mempertahankan aqidah islam Ahlusunnah wal Jamaah secara sungguh-sungguh, serta memperjuangkan berlakunya syari’at silam di tengah-tengah kehidupan masyarakat, di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Abah Fauzi tegas ditirukan seluruh Pengurus Anak Ranting.

Dalam sambutannya, Abah Fauzi meminta agar seluruh Pengurus Anak Ranting yang baru saja dilantik bisa menjadi garda terdepan dalam mengamalkan Ahlusunnah wal Jamaah di tengah-tengah masyarakat. Pria yang sehari-hari menjadi guru ini juga menekankan agar terus menjaga semangat dan koordinasi untuk menjawab kebutuhan warga Nahdliyin di Kecamatan Bangsal.

Mayoritas Pengurus Anak Ranting di Kecamatan Bangsal merupakan pengurus atau takmir masjid di wilayahnya masing-masing. Hal ini berbeda dengan mayoritas MWCNU lainnya di Kabupaten Mojokerto yang berbasis dusun atau dukuhan. Masjid yang dijadikan basis Pengurus Anak Ranting ini diharapkan lebih maksimal memberikan layanan kepada masyarakat dan menjaga amaliyah Ahlusunnah wal Jamaah.

“Selain itu, dulu pada masa kepemimpinan KH Hasyim Muzadi menjadikan masjid sebagai basis Pengurus Anak Ranting, yang dulunya disebut KAR (kelompok anak ranting). Nah, kami kembali mengaktifkan basis ini, agar lebih mengena dalam mengamalkan dan menjaga amaliyah NU,” tegas Wakil Sekretaris MWCNU Bangsal, Achmad Baihaqi.


Sudah dibaca : 59 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.