close

HOME // ISHARI NU

Mematuhi Dawuh Habib Lutfi Bin Yahya, PC. ISHARI NU Kab. Mojokerto Resmi Menunda Acara Ngaji Kebangsaan

   Pada: Maret 25, 2020

NU Online Mojokerto – Sesuai dengan schedule kegiatan PC. Ishari NU Kab. Mojokerto pasca Musyawarah Cabang (Muscab), masih ada sejumlah agenda yang harus dituntaskan. PC. Ishari masih harus menggelar acara Mojokerto Bershalawat dan Ngaji Kebangsaan serta pengukuhan pengurus PC Ishari yang baru. Direncanakan acara Mojokerto Bersholawat dan Ngaji Kebangsaan akan menghadirkan Habib Lutfi bin Yahya dan KH. Marzuki Mustamar pada tanggal 28 Maret 2020 yang akan datang. Namun dikarenakan situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan, maka Gus farid Jatmiko atas nama Ketua PC. Ishari Kab. Mojokerto menunda pelaksanaan kegiatan.

Penundaan acara ini, sebagaimana dijelaskan oleh Gus Farid pada (24/03/20) ke tim NU Online Mojokerto, memiliki sejumlah alasan,

“Setelah pengurus PC. ISHARI NU Kab. Mojokerto sowan ke Habib Lutfi bin Yahya di Ndalem beliau, kami diberi nasihat yang sangat bijak terkait pelaksanaan Ngaji Kebangsaan. Beliau menganjurkan kepada kami untuk taat kepada Allah, Rosul dan Ulil Amri sebagaimana ayat yang beliau sitir yakni QS. An Nisa ayat 59” tutur Ketua PC. Ishari NU Kab. Mojokerto yang baru terpilih itu.

Sebagaimana diketahui bahwa penyebaran covid-19 ini sudah sangat mengkhawatirkan. Karena penyebarannya tidak hanya di Jakarta saja, tetapi juga telah menyebar ke sejumlah daerah Jawa Timur, termasuk Mojokerto. Karenanya meminimalisir penyebaran covid-19 ini, pemerintah menghimbau kepada elemen masyarakat untuk menghindari pelaksanaan kegiatan yang mengerahkan massa banyak.

“Dengan adanya pencerahan dari Habib Lutfi, juga edaran dari pemerintah dan PCNU Kab. Mojokerto untuk menunda pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang banyak mengundang massa banyak, karena dikhawatirkan akan menjadi sarana penyebaran virus covid-19 yang tidak terkendali, maka kami menetapkan hati untuk menunda acara Ngaji Kebangsaan tersebut” ujar Gus Farid Jatmiko.

Tentang penundaan ini, Gus Farid menegaskan bahwa penundaan bukan berarti dibatalkan, tetapi akan mengambil waktu lain yang lebih tepat.

“Tetapi acara bukan berarti dibatalkan, tetapi ditunda untuk sementara waktu, sampai pagebluk penyebaran virus covid-19 ini mereda. Setelah itu, acara akan kita share kembali ke seluruh jamaah ISHARI, tentang kapan dan waktunya. Tentu setelah kami sowan lagi ke Habib Lutfi” Gus Farid melanjutkan keterangannya. (Is)


Sudah dibaca : 318 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.