close

HOME // Pendidikan

Baru Dibentuk, NU Backpacker Jatim Gelar Kopdar

   Pada: Februari 11, 2020

Mojokerto, NU Online

Anak-anak muda petualang yang tergabung dalam Komunitas NU Backpacker se-Jawa Timur adakan Kopi Darat (Kopdar) perdana di Camping Ground Claket, Pacet, Mojokerto, Sabtu-Ahad (8-9/2). “Alhamdulillah, sudah ada 15 Kaupaten di Jawa Timur yang hadir di sini,” terang Koordinator Pengembangan Komunitas NU Backpacker Aryo kepada NU Online.

Dikatakan, kopdar ini digelar untuk merajut silaturrahmi sekaligus mengakomodasi masukan dari anggota terkait arah gerak NU Backpacker Jatim ke depan. “Kita berharap ke depan semakin solid, berkembang, dan bisa menjadi wadah alternatif bagi anak muda,” imbuhnya. Komunitas NU Backpacker sendiri, menurut Aryo, merupakan wadah anak-anak muda NU yang suka mendaki, traveling, ziarah dan sowan kiai, yang muncul ketika Muktamar NU 33 di Jombang, awal Agustus 2015 silam.

“Namun pada perkembangnnya tak hanya itu, NU Backpacker di berbagai daerah juga mengakomodir kegiatan berbasis hobi, kajian keislaman dan merespons isu-isu lingkungan,” imbuhnya. Ketua Pengurus Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Mojokerto Saiful Anam turut hadir memberikan materi ‘Pemuda Tanggap Bencana’ dalam acara ini.

Cak Anam sapaan akrabnya, sangat mengapresiasi hadirnya NU Backpacker. Meskipun NU Backpacker tidak masuk dalam struktural NU, dirinya berharap NU Backpacker berani tampil ke depannya. “Misalnya seperti NU Backpacker Mojokerto, ketika ada bencana, ada beberapa anggota yang turun untuk membantu kami, jangan malu-malu, kalau bisa semua merapat ke LPBINU yang ada di daerah masing-masing,” ungkapnya.
Selain Cak Anam, Penasehat NU Backpacker Pusat Ahmad Naufa juga hadir di tengah-tengah kopdar ini. Ia didampingi Ketua Bidang Pengembangan Komunitas Muhammad Azis dan Koordinator NU Backpacker Jatim Hendrik Wahyudin. Inyong, salah satu peserta dari Mojokerto, mengaku senang mengikuti kegiatan ini. “Bahagia rasanya, bisa beraktualisasi dengan teman-teman dari berbagai daerah.

Nyesel nggak ikut dari dulu-dulu,” katanya, kepada NU Online, diiringi tawa. NU Backpacker mempublikasikan kegiatannya di media sosial, khususnya Instagram. Akun @nubackpacker yang merupakan akun pusat, disertai puluhan akun daerah, cukup efektif menarik perhatian anak-anak muda untuk menjadi bagian dari keluarga besarnya. Acara berjalan dengan lancar dan meriah, dengan bumbu hiburan musik akustik di sela-sela rehat. Kontributor: Ahmad Mustain


Sudah dibaca : 182 Kali
 


Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.