Relawan NU Kab. Mojokerto dibekali ilmu Water Rescue

WISMA NU - Kejadian kecelakaan di air wilayah Mojokerto semakin meningkat saja dari waktu ke waktu. Sebagaimana diketahui bahwa Mojokerto sendiri dilalui beberapa sungai besar dengan arus kencang yang membahayakan sewaktu waktu. Kejadian banjir bandang dan banjir luapan sering terjadi. Untuk itu, LPBI NU Kab. Mokokerto menggelar Pelatihan Water Rescue pada 26-27 Juli 2019. Giat ini diikuti oleh semua relawan yang tergabung dalam LPBI NU ditambah kader-kader Banser yang masuk dalam wadah BAGANA Kab. Mokokerto.

Dalam  kegiatan ini LPBI NU mengundang narasumber dari BASARNAS Surabaya. Alasan mengundang dari BASARNAS ini karena lembaga inilah yang  berkompeten dalam hal Search And Rescue (SAR). Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 60 orang, termasuk perwakilan dari organisasi atau lembaga yang bergerak dalam bidang kebencanaan diantaranya Welirang Komuniti Rescue, Semar, Sako Pramuka LP Maarif, bahkan CBP KPP milik IPNU dan IPPNU.


Untuk penyampaian materi serta praktek kering dilaksanakan di aula PCNU Kab. Mojokerto. Sedang untuk praktek basah dilaksnakan di Dam Pudaksari desa Puloniti Kecamatan Bangsal. Dalam sambutan pembukaan pelatihan, Ketua LPBI NU Kab. Mojokerto menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Ketua PCNU Kab. Mojokerto atas segala  ruang dan waktu serta sebagian pendanaan yang telah disediakan untuk LPBI.

"Amanah ini semoga menjadi hal yang berdampak manfaat dan barokah. tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada Kantor BNPP (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, atau lebih dikenal dengan BASARNAS) karena telah mengirimkan tiga personilnya untuk menjadi narasumber dalam pelatihan ini." Cak Anam menyampaikan rasa bahagianya dalam sambutan pembukaan.

Sementara itu KH. Adzim Alawy, Ketua PCNU Kab. Mojokerto dalam sambutannya menyatakan harapannya agar peserta terus meningkatkan kompetensinya guna membawa kemanfaatan dalam menolong sesama.

"Para relawan harap fokus untuk menolong sesama, dan siap menolong dan menebar kemanfaatan bagi kemanusiaan. Semoga para pendekar Allah ini selalu dicukupi segala kebutuhan hidupnya, diberi kelancaran rizki dan kesehatan oleh  Allah." ucap KH. Abdul Adzim


Kegiatan ini juga mendapat support dari BPBD Kab. Mojokerto. serta Komunitas Peduli Kemanusiaan dari Surabaya, GERPIK.

"Kami sampaikan terima kasih tak terhingga kepada Kepala Pelaksana BPBD Kab. Mojokerto, juga Mas Andi Jatayu dari GERPIK, atas support pinjaman peralatannya sehingga pelatihan ini berjalan dengan lancar" ujar ketua LPBI NU Kab Mojokerto.

BERITA LAINNYA