LPBI NU : Ekspedisi Destana Tsunami  Regional Jawa 12 Juli - 17 Agustus 2019.

Keterlibatan NU dalam upaya peningkatan kapasitas masyarakat terkait penanggulangan bencana, semakin nampak. Melalui  LPBI NU terdiri dari dua orang perwakilan LPBI NU Jatim dan seorang perwakilan dari LPBI NU Pusat, bekerjasama dengan BNPB Pusat melakukan ekspedisi. Ekspedisi dimulai dari Banyuwangi sampai Pacitan. Tim LPBI NU membawa sebuah kendaraan dan satu motor trail. Sejak dari  Banyuwangi tim  bergabung  dengan tim ekspedisi, melakukan kegiatan sosialisasi destana di desa-desa yang dilewati. Pada setiap Kabupaten, sering kali tim LPBI NU harus mendatangi desa terjauh. Perjalanan sampai tiga jam dari titik kumpul di Kabupaten tertentu. Seperti pengalaman di kabupaten trenggalek, titik kumpul berada di pantai prigi. Namun tugas tim LPBI NU berada  di kecamatan Panggul di desa Banjar, sebuah desa ujung barat wilayah pacitan.

"Jarak yang sangat jauh, serta track yang curam berliku menjadika tim terus memompa semangat untuk tetap menjalankan tugas" ujar Anam, salah satu tim LPBI NU dari Jatim.
 

Dari jauhnya jarak tersebut, tim melakukan sosialisasi pada pukul 18.00 WIB, karena tim harus bisa menyesuaikan kondisi di lapangan. Pengalaman di Kabupaten lain tak kalah seru, seperti kabupaten  Malang, tim harus mendatangi sebuah desa di ujung selatan Kabupaten Malang, track yang sangat curam dan sempit, 

"alhamdulillah kami masih diberi kelancaran, meski perjalanannya yang begitu berat" imbuh Anam, yang juga merupakan Ketua LPBI NU Kab. Mojokerto

Saat tiba di kabupaten Blitar, tim disambut oleh  LPBI NU Kab. Blitar. Saat penugasan sosialisasi di desa sekitar Blitar, tim LPBI  NU melakukan sosialisasi di beberapa desa dan sekolahan. Sedikitnya ada 6 kelompok LPBI NU yang tergabung dalam tim EDT (Ekspedisi Desatana Tsunami). Masing-masing tim melakukan sosialisasi di desa. Begitu juga dengan kabupaten Pacitan, support relawan NU dari Ponorogo dan Pacitan sangat  terasa dalam kebersamaan. Sedikitnya ada 6 kelompok yang tergabung dalam tim EDT. 

 

BERITA LAINNYA