Menyambut Bulan Ramadhan, Ketua PCNU Kab. Mojokerto melakukan rapat koordinasi

Wisma NU - Menyambut bulan Ramadhan, Ketua PCNU, KH. Abdul Adzim Alwy pada hari kamis (2/5) mengumpulkan ketua MWC dan beberapa ketua Lembaga NU untuk melakukan koordinasi. Dalam sambutannya Ketua PCNU Kab. Mojokerto itu menyampaikan kepada ketua MWC untuk menyebarkan jadwal imsak dan doa taraweh ke Mushola dan Masjid di masing masing daerahnya. 

"Karena jauh hari ada permintaan untuk meminta jadwal imsak dan doa tarawih, maka atas upaya lembaga Falakiyah telah mencetak 5000 lembar. Masing masing MWC akan memperoleh 200 lembar. Saya berharap agar bisa disebarkan ke Mushola dan Masjid di masing masing daerah sebagai pedoman jadwal selama ramadhan" terang KH. Abdul Adzim. 

Selain pembagian jadwal imsak dan doa tarawih, KH. Abdul Adzim juga menyampaikan kegiatan NU selama di bulan ramadhan. Direncanakan setiap hari selasa akan diisi pengajian yang dipelopori oleh IPNU IPPNU tentang ramadhan dalam pandangan aswaja. 

PCNU juga akan mengadakan acara buka bersama seluruh pengurus, lembaga dan MWC NU pada tanggal 19 ramadhan/24 mei 2019. Acara akan dimulai pada pukul empat dengan diawali pembacaan rotibul hadad. Kemudian disambung dengan sambutan oleh Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah. Setelah buka bersama akan diisi dengan pengajian oleh KH. Husein Ilyas. Setelah itu tarawih bersama. Dan selanjutnya akan ada pembagian bingkisan dan souvener.

"Untuk pembagian souvener ini, kami tidak menggunakan uang dari PC. Tetapi dana diperoleh dari sponsor yang telah diupayakan oleh para bendahara PCNU untuk memenuhi pembagaian bingkisan dan souvenir itu" imbuh KH. Abdul Adzim.

Selain membahas koordinasi antar MWC, acara disambung dengan penguatan ekonomi. Bung tomo, Ketua Lembaga Perekonomian, menuturkan bahwa saat ini, lembaga perekonomian ditugaskan untuk mencari dana agar kegiatan kegiatan NU tidak banyak mengeluarkan dana dari kas NU. Karenanya ia terus berputar mencari potensi potensi ekonomi. 

"Saat ini saya ditugaskan untuk mencari dana kepada panjenengan semua. Karenanya panjenengan semua diminta mengisi blangko agar bisa dibuatkan rekening. Yang ngisi nanti lembaga perekonomian. Kita akan cari potensi potensi ekonomi. Agar tercipta kemandirian NU" tutur ketua Lembaga Perekonomian itu. (Isno)

BERITA LAINNYA