PERINGATI HKBN 2019, MTs & MA AL-MAS’UDY GELAR SIMULASI BENCANA

Kutorejo - Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) LPBI NU bersinergi dengan Yayasan Pendidikan Islam Al-Mas’udy kecamatan Kutorejo kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Pada hari Minggu, (28/04) simulasi dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Islam Al-Mas’udy.  Kegiatan tersebut mempraktikkan diantaranya penerapan Early Warning System (EWS), pemahaman jalur evakuasi, penerapan Standart Operasional Prosedur (SOP) siaga bencana, serta Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dengan melibatkan seluruh siswa-siswi MTS dan MA berserta pihak guru di madrasah tersebut.

Simulasi tersebut dilakukan dengan membuat beberapa ruangan serupa kebakaran telebih dahulu, setelah terdengar pengumuman untuk berkumpul kemudian siswa-siswi yang berada di ruang kelas madrasah tersebut  berhamburan keluar untuk melakukan evakuasi mandiri dan segera berkumpul di assembly point (titik kumpul) bersama siswa-siswi kelas lainnya dengan membawa dokumen hingga alat-alat berharga yang dapat diselamatkan. Setalah satpam mengadu ke Kepala Madrasah dan Kepala Madrasah mengintruksikan untuk melakukan evakuasi lebih lanjut, maka Satpam tersebut menghubungi Relawan LPBI NU untuk melakukan evakuasi pada korban dan melakukan pemadaman api. Evakuasi korban pada kebakaran dibantu oleh anggota PMR madrasah tersebut. Evakusai berjalan lancar, cepat dan tidak ada korban jiwa.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan positif karena paling tidak menjadi pembelajaran bagi peserta didik.” Ujar Bapak Nur Kholis selaku kepala madrasah MTs dan MA Al-Mas’udy.

Pembelajaran tentang siaga bencana memang penting disampaikan terhadap peserta didik karena bencana dapat terjadi kapanpun dan dimanapun kita berada. Yayasan Pendidikan Islam Al-Mas’udy juga siap mewujudkan menjadi satuan pendidikan aman bencana.

“Selain menambah ilmu kami juga senang LPBI NU berkunjung ke madrasah kami” ujar salah satu siswa MA Al-Mas’udy yang tak mau disebut namanya. (LPBI)

BERITA LAINNYA