NU MART MWC DLANGGU, Pilot Project Ekonomi Mandiri

Pelan tetapi pasti upaya kemandirian ekonomi NU terus menampakkan wujudnya. Setelah GP Ansor mengeluarkan amal usaha berupa minuman kemasan Nutrisi, kini pada minggu (28/4) MWCNU Dlanggu melaunching NU Mart, sebuah usaha toko retail yang sangat menjanjikan.

Di sela sela tugasnya menjadi pengelola NU Mart, Agus Setiawan, menemui Isno, tim NU Media Online Mojokerto untuk wawancara.

Bagaimana mas proses terbentuknya NU Mart MWCNU Dlanggu ini?

Terbentuknya NU Mart ini berasal dari hasil musyawarah pengurus MWC dan ranting untuk membuat usaha ekonomi. Dan dari keputusan musyawarah itu disepakati untuk membuka toko retail.

Kira kira saat mau membuka toko retail itu terpikirkan tidak faktor pendanaannya itu bagaimana?

Yang jelas karena kita butuh dana untuk membuka retail itu, maka kita buka saham untuk umum. Tetapi tetap syaratnya warga Nahdliyin Dlanggu. Satu lembar sahamnya senilai seratus ribu. Dan alhamdulillah dalam waktu satu bulan terkumpul saham 3.500. Artinya kita memperoleh dana sebesar Rp. 350.000.000. 

Luar biasa!

Itu artinya warga Nahdliyin bisa diajak kerjasama dalam usaha ekonomi. Pemegang saham itu pun bervariasi. Ada yang beli satu saham. Bahkan ada juga yang sampai 500. MWC juga menanam. Ranting pun juga.

Berarti pemegang sahamnya sangat banyak. Apa tidak kesulitan Mas menghitungnya?

Semua lalu lalang keuangan ditangani perbankan. Itu untuk menumbuhkan kepercayaan. Jadi bagi hasilnya nanti juga akan langsung ditangani bank. Tentang banyaknya penanam saham, itu sejujurnya keuntungan bagi kita. Sebab pangsa pasar telah terbentuk. Mereka merasa memiliki. Jadi belanja kebutuhannya nanti bisa disini.

Selain toko retail, nanti akan ada apalagi usahanya?

Toko retail ini permulaan. Selanjutnya nanti di lantai dua akan kita bangun kaffee. Bisa juga untuk pertemuan. Kita juga sebenarnya berencana mengembangka 14 item usaha. Satu bulan ke depan, kita juga berencana membuat aplikasi belanja. Warga bisa DO untuk belanja. Kita masih mempersiapkan aplikasinya.

Bentuk dari usaha ini seperti apa ke depan?

Saat ini kita melegal formalkan usaha kita ini berbentuk PT. Nama PT nya 9 cahaya surga. Dengan 14 item usaha. Tentu kita lihat ke depan mana usaha yang lebih dibutuhkan.

Dan kami juga mengkhususkan bagi warga NU yang punya kartanu, belanja disini kami diskon 2 persen. 


Barang barang dagangan disini mengambilnya darimana?

Kami langsung mengambil dari suplier. Dan kami langsung membeli tunai. Jadi harga disini bisa lebih cenderung lebih murah. 

Kira kira produk warga NU disini bisa dititipkan disini?

Bisa. Seperti minuman Nutrisi bisa kita kerjasama. Pun juga coklat majapahit. 

Bagaimana dengan dukungan dari pengurus atau dari pemda terkait dengan berdirinya NU Mart ini?

Alhamdulillah semua mendukung dengan baik. Tadi Rois Syuriah, KH. Mashul Ismail rawuh dan memberi dukungan. Begitu juga dengan KH. Abdul Adzim. Bahkan dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa NU Mart adalah pilot projek. Ke depan MWC MWC harus mengembangkan NU Mart - NU Mart ditempatnya masing masing. 
Dari pemda juga mendukung bagus. Bahkan dari perbankan pun mulai merapat. Hanya saja kita ini tetap mengutamakan warga Nahdliyin terutama para pemegang sahamnya. (isno)

 



 
BERITA LAINNYA