RAKER dan Pelantikan Pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kab. Mojokerto

Mojokerto - Sekitar 80 Ustad Ustadzah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah menggelar Raker pada minggu, 21 April 2019, di Gedung PCNU Kab. Mojokerto. 

Pada pembukaan acara, Gus Makin, sekertaris FKDT Jawa Timur, mengungkapkan harapannya kepada para pengurus, agar pengurus FKDT segera menata diri. Persoalan politik yang lalu dengan adanya dukung mendukung antar pemimpin, segera diakhiri. Toh, katanya, Gubernur yang baru tidak mempersoalkan, bahkan meminta kepada pengurus untuk mensinkronkan program.

"Kami kemarin sempat bertemu dengan Ibu Gubernur. Menyatakan tentang sikap kami waktu pilgub. Tetapi beliau tidak mempermasahkan. Yang sudah biarlah berlalu. Sekarang perlu menata bersama. Beginilah orang NU itu. Waktu saya bilang program madin, beliau siap mempelajarinya dan akan segera dilakukan langkah kongkrit untuk penataan madin ini" tutur Gus Makin. 

Gus Makin juga mengingatkan bahwa FKDT adalah milik bersama. Di dalamnya banyak kader kader NU. Bahkan banyak diantaranya kiai kiai ada yang menjadi ketua FKDT di berbagai daerah. Jadi ia hadir bukan untuk membenturkan dengan program program NU, tetapi justru memerlukan singkronisasi.

"Kami sempat dipertanyakan ke NU an kita. Tetapi meskipun FKDT tidak menyatakan afiliasinya. Didalamnya banyak kiai, gus gus, pengurus pondok yang berasal dari NU" imbuhnya.

Selain itu, Gus Makin berharap, pengurus FKDT melek pada laporan. Dibeberapa daerah, kata Gus Makin, ada pengurus yang terkena sangsi. Dikarenakan lupa melaporkan SPT-nya.

"Kita harus berbenah diri. Segera belajar laporan SPT. Ada dibeberapa daerah karena tak melaporkan SPT nya akhirnya terkena sangsi" tutur sekertaris FKDT itu.

Dengan berbenah diri, Gus Makin berharap, FKDT akan efektif untuk penguatan organisasinya. Sekaligus menyongsong MADIN diakui legal formal oleh pemerintah. Saat ini FKDT mendorong di tingkat propinsi ada PERDA untuk MADIN. 

"Saat ini di tiap daerah ada perdanya. Berbeda beda. Ke depan kita berharap perdanya langsung dari propinsi" imbuhnya.

BERITA LAINNYA