Mensukseskan UNBK, PAC IPNU IPPNU Kemlagi Menyelenggarakan Dzikir Bersama

KEMLAGI-  Bukan PAC IPNU IPPNU Kecamatan Kemlagi bila tidak memiliki kreativitas dan Inovatif dalam menjalankan program-programnya. Menjelang Ujian Nasional, mereka mengadakan kegiatan Dzikir Bersama, Talkshow dan Refleksi Menuju UNBK yang diikuti oleh pelajar SMP/MTS se-Kecamatan Kemlagi (03/4).

Acara dibuka dengan penampilan band akustik D'JONS HADRAH AKUSTIK yang fenomenal. Sudut-sudut Gedung MWC NU Kemlagi terasa bergetar. Suara siswa SMP/MTS yang hadir mengikuti lirik demi lirik menambah suasana riuh riah.  

Usai penampilan D'Jons Hadrah Akustik yang mampu menyedot semua perhatian siswa, kemudian panitia mengajak kepada seluruh siswa untuk larut dalam munajat-munajat dzikir. Peserta mengikuti dengan khidmat. Setelah pembacaan dzikir dilanjutkan dengan prosesi pemotongan kue untuk memperingati Harlah IPNU ke 65 dan IPPNU ke 64 oleh ketua PAC IPNU IPPNU Kecamatan Kemlagi serta PC IPNU IPPNU Kabupaten Mojokerto.

Kemudian peserta dikondisikan oleh panitia untuk mengikuti acara talkshow tentang kiat kiat sukses menghadapi UNKB. Bertindak sebagai narasumber pertama, Shofiyuddin, dari Departemen Pelatihan dan Pengembangan SDM dari PP IPNU,  dan Hanif, Wakil Ketua PC IPNU Kabupaten Mojokerto, dengan dimoderatori oleh Tegar Herlambang. 

Dalam pemaparannya, Shofiyyudin menyatakan bahwa masalah terbesar saat ini yang melanda para remaja, adalah kurang cerdiknya memanfaatkan gadget untuk belajar. Rata-rata mereka memanfaatkan gadget hanya untuk main game atau hal yang tidak berhubungan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan,

"Masalah paling besar pemuda-pemudi era sekarang adalah kecanduan akan adanya gadget, jadi untuk fokus belajar itu sulit apalagi dengan hadirnya game online yang membuat kecanduan. Nah, bagi teman-teman yang bosan belajar dengan buku, bisa memanfaatkan handphone dengan cara memasang e-book ataupun belajar secara visual di youtube" terang Shofiyyudin.

Sedangkan menurut Hanif, para siswa saat ini mengalami penurunan kepercayaan diri. Sehingga banyak para siswa yang kemudian mencontek milik temannya. Padahal seandainya para siswa memiliki kepercayaan diri yang kuat, perilaku mencontek akan mudah dihindari,

"Intinya teman-teman harus paham KPK, apa itu KPK? Yaitu, Kuasai materi, Percaya diri, dan Konsentrasi. Agar teman-teman mudah saat melaksanakan UNBK" ujar Hanif.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Hanif dengan tujuan mendoakan seluruh pelajar yang akan melaksanakan UNBK agar diberikan kelancaran. (Tegar Herlambang)

BERITA LAINNYA