Memperingati Harlah NU, ISHARI Mojokerto membacakan Sholawat di Maqbarah Muassis NU

Jombang - Rombongan Ziarah Anggota Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (ISHARI) Se-kabupaten Mojokerto tiba di Maqbaroh Mbah Yai Bisri Syamsuri tepat pukul 00.15 dini hari, (31/03). Setelah sebelumnya menziarahi Maqbaroh KH. Hasyim Asyari, KH. Wahid Hasyim dan KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Pesantren Tebu Ireng. 

Jama'ah yang berjumlah sekitar 700 itu memadati Masjid depan Area Pemakaman KH. Bisri Sansuri yang terletak di Pesantren Denanyar. Pembacaan tahlil dipimpin oleh Hj. Nasrun Jauhar. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Sholawat dengan pelafadzan dan cengkok yang khas, yang menambah kekhusyukan tersendiri bagi anggota ISHARI. 

Menurut, Sekertaris PC. ISHARI, Farid Jatmiko, pembacaan tahlil dan sholawat ISHARI adalah kekhasan yang dimiliki warga Nahdliyin,

"Pembacaan tahlil dan shalawat merupakan tradisi warga Nahdliyyin... disini kami khususkan di maqbaroh muassis dalam rangka harlah, membacakan sholawat ISHARI yang khas,"  kata Farid Jatmiko.

Mengenai kekhasan pembacaan shalawat ISHARI ini, Farid Jatmiko menuturkan, 

"Dalam cara pembacaan Sholawat di ISHARI memang mempunyai pakem sendiri, inilah yang kemudian menjadi aturan dalam pembacaan sholawat di ISHARI" imbuh Farid Jatmiko.

Ziaroh di makam Mbah Yai Bisri Syamsuri berlangsung selama satu jam. Kemudian perjalanan berlanjut ke Maqbaroh Mbah Wahab Hasbulloh yang merupakan salah satu pendiri dan penggerak NU dan Maqbaroh Mbah Sayyid Sulaiman, Betek, Mojoagung, Jombang.

BERITA LAINNYA