Harapan Ketua Tanfidziah Pasca Musker

Dlanggu-Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Mojokerto terpilih, KH. Abdul Adzim Alwy, berharap besar kepada lembaga-lembaga NU untuk segera melakukan action setelah Musker. Sebab menurut KH. Adzim, dengan adanya Musker, setidaknya PCNU telah punya desain hendak mau dikemanakan NU ke depan. Pun lembaga-lembaga tidak dibiarkan berjuang hanya dengan bambu runcing, tetapi telah dipersiapkan senjata yang siap untuk berjuang, yakni pembelian saham Nutrisi,

“Lembaga lembaga dan beberapa banom telah dibelikan oleh PCNU saham. Dan dengan saham itu bisa dimanfaatkan untuk memperkuat lembaga maupun banom. Memang belum rata semua. Sabar. Tunggu waktunya. Bahkan bisa jadi kelak MWC-MWC juga akan kami belikan. Karenanya MWC jangan mutung. Kita di NU itu untuk pengabdian. Tidak boleh memboikot seperti partai politik.” Ujarnya saat penutupan Musker.

Ditempat yang terpisah KH. Adzim menyatakan, “Untuk memajukan NU, maka NU itu harus kompak terlebih dahulu. Bila satu dengan yang lain saling gontok-gontokkan, maka tidak mungkin bisa membangun organisasi ini dengan baik dan maju. NU itu sudah ada rel-nya. Rel-nya ya AD/ART. Bila kami salah, silahkan kami diingatkan. Kami akan menerima dengan lapang dada”terangnya.

Pengurus PCNU serius untuk memajukan NU. Pilihan pilihan program unggulan yang dicanangkan berbasis ekonomi kemandirian.

“Saat ini saja Alhamdulillah sudah ada empat home industry yang siap untuk dibranding NU. Pun halnya tim ekonomi akan menggandeng perusahaan perusahaan yang bisa bekerjasama dengan NU. Hasilnya akan diperuntukkan untuk memperkuat NU. Juga tindaklanjut kersama dengan BMT, akan ditindaklanjuti oleh tim, agar usaha ini bisa dimanfaatkan oleh warga nahdliyin yang membutuhkan” terang KH. Adzim

Karena keseriusan Pengurus NU itu, maka harapannya kepada lembaga maupun Banom untuk benar benar melakukan harakah yang riil. “Setiap tiga bulan sekali, kita akan melakukan evaluasi terhadap program-program yang dijalankan atau belum terlaksana. Apa saja permasalahan dan kendalanya, akan dibicarakan pada forum evaluasi itu” imbuh alumnus Ploso tersebut.  (Isno)

BERITA LAINNYA