Melalui Dibaiyah Fatayat NU Kabupaten Mojokerto menggaungkan cinta kepada Rasulullah

Trowulan - Ratusan anggota Fatayat Se-Kabupaten Mojokerto, memenuhi Pendopo Kecamatan Trowulan, Minggu (03/03). Dengan mengenakan pakain hijau khas fatayat, ibu-ibu dengan khidmat mengikuti kegiatan diba'iyah kubro dan pengajian umum dalam rangka memperingati Isro' Mi'roj.  

Turut hadir dalam acara tersebut KH. Abdul Adzim, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Mojokerto, Muspika, Kapolres, Ketua Anshor Kecamatan Trowulan, Bendahara PP. Fatayat NU, Ketua Muslimat, dan Ketua LKKNU PCNU Kabupaten Mojokerto.

Dalam acara tersebut, Sulami S. Pd. I, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Mojokerto mengatakan bahwa kegiatan dibaiyah kubro dan pengajian umum telah rutin dilakukan setiap tahunnya. Acara ini dijadikan sebagai agenda silaturahmi antar anggota. Selain itu juga bentuk penanaman kecintaan kepada Rasulullah melalui pembacaan Maulid Diba'iyah.

"Alhamdulillah, ratusan Fatayat NU sekaligus BANOM se Kabupaten Mojokerto hadir dalam kegiatan Diba'iyah Akbar ini. Semoga kegiatan silahturahmi akbar ini bisa memajukan program NU Kabupaten Mojokerto",  ujar Sulami. 

Sulami berpesan kepada jamaah yang hadir agar berpatisipasi dan menjaga kondusifitas menjelang Pilpres dan Pileg. Ia juga menyarankan kepada anggota Fatayat agar memilih orang-orang yang berlatar belakang NU. 

Titik Mas'udah, Perwakilan Pimpinan Pusat Fatayat NU, memberikan apresiasi kepada PC. Fatayat Kabupaten Mojokerto dan PAC Kecamatan Trowulan atas terselenggaranya kegiatan ini," saya mengapresiasi kegiatan ini, sebab, tradisi pembacaan diba' sudah mulai tergerus, yang konon diba' ada yang bilang sudah bukan trend lagi". Tandasnya.

KH. Abdul Adzhim dalam sambutannya  menghimbau kepada jama'ah yang hadir untuk turut nyoblos pada tanggal 17 april 2019 mendatang, "Mari kita cari pemimpin yang bisa menjadikan negara maju dan bermartabat, dan bisa mendukung program NU" ajaknya. KH. Abdul Adzim juga mengingatkan kembali kepada anggota Fatayat, agar mendorong keluarganya untuk mengajak dan mendorong masuk Ansor dan Fatayat. 

Pada kesempatan itu juga ada Sosialisasi dari Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama'  LKKNU. Agar warga Nahdliyin lebih mengenal dan mengetahui program-program yang dijalankan LKKNU. (Lutvi)

BERITA LAINNYA