PCNU Kabupaten Mojokerto membeli saham Minuman Nutrisi

Mojokerto- Selaras dengan harapan dari Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah untuk menciptakan kemandirian dibidang ekonomi, GP Ansor Mojokerto melakukan terobosan dengan memproduksi minuman Nutrisi. Proses munculnya minuman Nutrisi itu sangat panjang. Menurut Muhammad Ali Nasih, Ketua GP Ansor Mojokerto, munculnya ide itu diawali dari konsultasi ke manajamen RS. Sakinah. GP. Ansor ditantang untuk membuat air minuman dalam kemasan setara dengan minuman yang beredar, sebagaimana diproduksi oleh salah satu perusahaan air minuman yang berada di Kabupaten Mojokerto. GP Ansor menyanggupi untuk membuat usaha produksi minuman. Tetapi tidak mudah seperti membalikkan telapan tangan,

“Ternyata tidak mudah untuk memproduksi air minuman. Kami harus memenuhi surat izin, air yang diuji di lab, dan lain sebagainya. Dan prosesnya sangat panjang. Tetapi Alhamdulillah kami bisa memenuhinya” ujar Muhammad Ali Nasih.

Persoalan selanjutnya, kata ketua Ansor itu, adalah proses pendanaan. Awalnya GP Ansor menggaet lima perusahaan. Tetapi semua perusahaan itu menolak melanjutkan kerjasama. Sebab dilihat dari dunia marketing, pemasaran Nutrisi tidak marketable. Mereka mengira bahwa pemasarannya hanya dikisaran anggota Ansor. Selain lima perusahaan itu, kata Nasih, GP Ansor pernah mau membeli saham minuman di kecamatan Puri. Namun oleh pihak management ditolak. Mereka khawatir dengan keberlangsungan perusahaan apabila dibawah kendali orang Ansor. Tetapi GP. Ansor tidak berputus asa. Dan seakan mendapat pertolongan dari Allah, akhirnya bertemu dengan salah satu perusahaan di Jolotundo, Trawas.

“Kami tidak berkecil hati dengan keputusan perusahaan itu. Kami terus mencari terobosan-terobosan. Hingga kami bisa kerjasama dengan PT. Fasindo - NEW HEXA, Jolotundo dengan nilai total kontrak kerjasama Rp. 350 juta. Uang sebesar itu terlalu besar bagi kami. Karenanya kami membuat strategi menjual saham. Saat ini yang tersisa 20 Lot Saham. 1 Lot terdiri 10 lembar saham / 5 juta. Alhamdulillah PCNU bersedia untuk membeli saham ini.”tutur M. Ali Nasih.

Mengenai produknya, Muhammad Yunus, Wakil Ansor, menyatakan bahwa kuwalitas airnya diambil dari sumber air terbaik nomor dua di dunia. Karenanya minum air ini, menurut Yunus, mampu menjaga kesehatan peminumnya.

“Air ini menyehatkan. Ia merupakan air murni. Bila air seseorang terkena penyakit akan bisa disembuhkan dengan terapi minuman ini” ujar Yunus.

Mengenai harganya, untuk gelas 240 ml dijual dengan harga Rp. 22.000/box. Sedang untuk botol 600 ml dibandrol dengan harga Rp. 45.000/box. Adapun air galonnya, saat ini, menurut pihak manajemen, masih proses finalisasi produksi.

Mengenai pembelian saham ini, KH. Abdul Adzim Alawy menyatakan bahwa pembelian saham ini diperuntukkan bagi semua lembaga NU termasuk lima banom. Adapun penandatangannya akan dilakukan secara serentak pada 6 Maret 2019  saat Pembukaan MUSYKERCAB I PCNU. (Isno)

BERITA LAINNYA