Membangun organisasi yang kuat

Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Mojokerto yang terpilih masa khidmat 2018-2023, KH. Abdul Adzim Alawy, menyerukan kepada semua pengurus NU pada acara pra-Musker tanggal 3 Februari 2019 di Geduang Aula PCNU agar memiliki jiwa khidmat yang besar. Pengurus yang memiliki jiwa khidmat yang besar, akan siap untuk membangun organisasi NU itu lebih baik lagi dari pengurus sebelumnya.

“Organisasi itu ibarat sebuah bangunan. Bangunan itu akan kuat apabila ditopang dengan pondasi yang kuat. Apabila pondasinya tidak kuat maka akan rapuhlah suatu bangunan itu” jelas Kiai yang dipanggil Kiai Adzim ini.

“Lalu apa itu pondasi organisasi itu?” tanya Kiai Adzim kepada para peserta pra-musker, “Pondasi organisasi itu yaitu kekompakan, kebersamaan, dan kerukunan. Apabila pengurus bisa mempertahankan kekompakan, kebersamaan dan kerukunan, maka organisasi ini akan menjadi pilih tanding”

Selain pondasi, kata mantan ketua LDNU itu, bangunan itu harus memiliki desain bangunan. Desain dalam organisasi ini adalah program kerja. Semua organisasi harus memiliki program kerja. Dengan punya program kerja, maka organisasi ini akan tahu arah untuk mengembangkannya. (Isno)  

BERITA LAINNYA