KH Chusaini Ilyas: Beda Pendapat, Nahdliyin Ora Usah Gontok-Gontokan

MOJOKERTO – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah beberapa hari lalu telah menetapkan awal Ramadan dan 1 Syawal 1438 H. Menurut edaran Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan jatuh pada hari Sabtu Pahing, (27/5).

Sedangkan, 1 Syawal atau hari raya Idul Fitri ditetapkan pada hari Minggu, (25/7). Sementara, hingga hari ini, PB NU belum menetapkan awal bulan puasa, apalagi hari Idul Fitri. Menyusul, untuk menetapkan awal bulan suci, PB NU biasa menggunakan metode rukyatul hilal.

Rais Syuriah PC NU Kabupaten Mojokerto, KH Chusaini Ilyas menuturkan, perbedaan penentuan awal puasa Ramadan maupun Idul Fitri tidak perlu menjadi kontroversi di tengah masyarakat.

”Meskipun beda, keduanya benar. Yang satu berpegang Alquran, yang satu juga ada dasar hadistnya. Siapa yang berani menyalahkan?,” ujarnya saat menghadiri haul dan khataman Alquran di Ponpes Hidayatul Mubtadi’at, Dusun Pesantren, Desa Medali, Kecamatan Puri, Selasa malam (16/05).

Pengasuh Ponpes Salafiyah Al-Misbar, Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu,  Kecamatan Sooko ini mengatakan, umat Islam, khususnya warga Nahdliyin tidak perlu gontok-gontokan dan memperpanjang perbedaan penentuan awal Ramadan maupun Idul Fitri.

”Itulah kenapa, pada kalender yang beredar di masyarakat, hari raya Idul Fitri selalu ada dua tanggal merahnya,” terang kiai kharismatik ini. Ketua Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Mojokerto, Samsul Ma'arif menyatakan, kemungkinan besar awal Ramadan tahun 2017 ini akan jatuh bersamaan.

Pasalnya, posisi hilal pada akhir bulan Syaban kemungkinan lebih daridsua derajat di atas ufuk. Sehingga, kemungkinan besar bisa dirukyat atau dilihat dengan mata telanjang. ”Namun,  kita tetap menunggu hasil rukyatul hilam nanti,” tegas Samsul.

Rencananya, Jumat lusa (26/5), PC LFNU Kabupaten Mojokerto bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, MUI, Muhammadiyah, serta sejumlah ormas lain menggelar rukyatul hilal di Desa Jabung, Kecamatan Jatirejo. (ari/aka)

 

BERITA LAINNYA