Perkuat Ekonomi Umat, Kiai dan Habib Gelar Kopdar

MOJOKERTO – Ratusan kiai, gus, habib dan sejumlah pengasuh pondok pesantren (ponpes) dari sejumlah daerah di Indonesia, menggelar pertemuan di Ponpes Al-Ghois, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Kamis (27/04).

Pertemuan yang digelar dalam rangka kopi darat (kopdar) Himpunan Silaturrahim Santri Nusantara (HISNU) ini dihadiri sejumlah ulama dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya, dari Bali, Lampung, Jakarta, Kalimantan, Bandung dan Surabaya.

Penguatan tentang wawasan keindonesiaan serta tradisi nusantara yang tersisa di sejumlah daerah menjadi bahasan penting dalam pertemuan yang menjadi ajang silaturrahim alumni santri pondok pesantren ini. ”Tradisi ke-NU-an juga menjadi titik tekan, karena kami yakin NU adalah benteng terakhir dari NKRI,” kata Agus Rofiq Afandi, Ketua Umum HISNU Pusat.

Pengasuh Ponpes AL-Ghois ini menambahkan, selain menambah dan memperdalam wawasan nusantara, dalam agenda HISNU kali ini juga dibahas tentang pengembangan ekonomi pondok pesantren maupun alumni yang saat ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui wadah HISNU ini, diharapkan, para alumni bisa saling tukar ide dan pikiran, bahkan melakukan kerja sama di bidang ekonomi, agar semakin berdaya, serta bisa memberdayakan masyarakat sekitar. ”Apalagi, selama ini, stigma yang melekat di para santri itu hanya bisa mengaji saja. Namun, kurang bisa mengembangkan ekonomi,” tutu Agus Rofiq.

Rencananya, HISNU ini akan dideklarasikan secara resmi pada bulan Syawal 1438 H atau usai Lebaran tahun ini di Jakarta. Saat ini, kepengurusan HISNU telah mempunyai perwakilan di 12 provinsi yang ada di Indonesia. Para pengurus HISNU ini merupakan alumni ponpes di Indonesia. (zan/ari/aka)

BERITA LAINNYA