Instruksikan Pemasangan Bendera NU Selama 27 Hari

MOJOKERTO – Pada dasarnya ahlusunnah wal jamaah (aswaja) adalah mahzab yang mengajarkan kesejukan serta mengembangkan pemahaman antara dunia dan keilmuan dengan dunia politik dan spiritual.

baca: Angkat Tema: Mengetuk Pintu Langit Menggapai Nurulloh

Guna mengembangkan peradaban Islam ahlusunnah wal jamaah secara sosial ingin mengembangkan masyarakat yang rukun, adil dan makmur. Demikian juga NU dengan sikapnya yang tawasth (moderat), tawazun (seimbang), dan tasamuh (toleran).

Di mana, ketiganya merupakan prinsip jalan tengah yang disebut Alquran sebagai ummatan wasathan. Bentuk umat seperti itu sesungguhnya juga digambarkan oleh Alquran sebagai khairul ummah (sebaik-baiknya masyarakat) dan merupakan sikap sosial yang paling ideal.

Nah, dalam kesempatan ini, PC NU Kabupaten Mojokerto ingin mengajak kepada semua warga Nahdliyin turut serta meramaikan Hari Lahir (Harlah) Ke-94 NU. Di mana, serangkaian puncaknya akan dimulai pada 1-15 April mendatang.

Sekretaris PC NU Kabupaten Mojokerto, H. Mahsun Arif mengungkapkan, sesuai hasil rapat koordinasi Harlah Ke-94 NU, di Wisma NU tanggal 17 Maret lalu, menginstruksikan, kepada semua warga Nahdliyin turut serta menyemarakkan.

Baik di tingkat, lembaga, banom, MWC, ranting (setingkat desa), takmir masjid, musala, termasuk lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU. ”PC NU juga sudah menginstruksikan agar semua warga nahdliyin melakukan pemasangan bendera NU di tempat-tempat strategis. Mulai 1-27 April mendatang,” ujar H. Mahsun Arif kepada NU Mojokerto Online.

Menyambut hari lahir NU di tahun 2017 ini, akan ada banyak agenda kegiatan keaswajaan yang digagas PC NU. Di antaranya, kirab dalam rangka pembukaan Harlah NU, majelis khotmil quran di tingkat MWC, ranting, masjid dan musala.

Selain itu, beragama kegiatan lainnya dapat digagas oleh lembaga, banom, dan MWC. ”Kirab sendirinya rencananya akan digelar pada Sabtu (1/4) mendatang. Diharapkan, semua warga Nahdliyin nantinya turut hadir untuk menyemarakkan dan meramaikan bersama-sama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga menyampaikan, beragam kegiatan tersebut bagian dari program kerja PC NU Kabupaten Mojokerto. ”Di mana, dasar kegiatannya adalah AD/ART,” tandasnya.

Sebagai agenda pamungkas, di puncak Harlah nanti di tingkat kabupaten, PC NU sedianya akan mengadakan pagelaran wayang santri semalam suntuk dengan mendatangkan Dalang Ki Enthus. ”Pagelaran wayang kulit ini dijadwalkan hari Sabtu 15 April mendatang,” pungkas Mahsun. (zan/aka)

BERITA LAINNYA