Angkat Tema: Mengetuk Pintu Langit Menggapai Nurulloh

MOJOKERTO – Peringatan puncak Hari Lahir (Harlah) Ke-94 Nahdlatul Ulama (NU) tinggal menghitung hari. Persiapan demi persiapan untuk menghidupkan hirrah organisasi keagamaan yang digagas ulama, kiai, dan tokoh nasional, seperti KH Hasyim Asyari, KH Wahab Chasbullah, KH Asnawi, serta KH Maksum telah dimulai warga Nahdliyin se-antero Nusantara.

Termasuk oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Mojokerto. Jumat lalu (17/3), PC NU menggelar rapat koordinasi melibatkan lembaga dan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Mojokerto.

Rapat di Wisma NU dipimpin langsung Ketua PC NU Kabupaten Mojokerto KH Syihabul Irfan Arief ini dihadiri oleh perwakilan lembaga dan MWC. Tampak Hadir pula perwakilan syuriah, mustasyar, dan pengurus harian.

”Dalam rangka memperingati Harlah Ke-94 NU, kami menginstruksikan kepada semua pengurus MWC, ranting (setingkat desa), takmir masjid dan musala turut menggelorakan dan menyemarakkan Harlah NU ini,” ujar Gus Irfan begitu KH Syihabul Irfan Arief karib disapa.

Rangkaian puncak Harlah NU ini akan berlangsung selama 15 hari. Dimulai dari tanggal 1 hingga 15 April mendatang. Gus Fan menuturkan, peringatan Harlah di tahun 2017 kali ini mengangkat tema: Mengetuk Pintu Langit Menggapai Nurulloh.

Dengan tema tersebut, diharapkan semua warga Nahdliyin, terutama di Kabupaten Mojokerto sedianya menghirrahkan semangat ke-NU-an dan kedaulatan NKRI. Sesuai amanah perjuangan para kiai dan pendiri NU terdahulu.

”Dengan demikian, kami berharap adanya konsolidasi dan agenda-agenda strategis dalam rangka memperkuat komitmen organisasi,” tambahnya. Dalam peringatan hari lahir organisasi Islam terbesar ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan berorganisasi.

Sekaligus memperkuat pemahaman ke-NU-an kepada setiap kader, pengurus, MWC, dan ranting. ”Maka dari itu, kami (PC NU) menginstruksikan supaya semua kader NU melaksanakan kegiatan-kegiatan Harlah NU ini dengan baik,” paparnya. Baik di musala, masjid, ranting, MWC, PC dan di lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma'aarif NU. (zan/aka)

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

BERITA LAINNYA