Pantang Menyerah demi Memberi Manfaat Keluarga

MOJOKERTO - Semangat pantang menyerah dalam mencari nafkah demi keluarga tidak saja dilakoni para laki laki. Kaum wanita yang sehari-hari berada di rumah juga bisa membantu menambah penghasilan keluarga, termasuk dengan bekerja kasaran.

Seperti yang terlihat di Dusun Mojodowo, Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto ini. Berkat semangat pantang menyerah itu, mereka bahkan mampu mencetak ratusan hingga ribuan batu bata per hari.

Di mata mereka, setiap cetakan batu bata merupakan lembaran demi lembaran rupiah yang bermanfaat menambah kebutuhan sehari-hari. Bekerja dengan rasa tidak kenal lelah merupakan wujud usaha ibu rumah tangga ini dalam menopang kesejahteraan keluarga masing-masing.

Salah satunya Jumiati, 60, dia sudah bekerja mencetak batu batu sejak 15 tahun lalu. Pekerjaan sebagai bagian dari ibadah, menurut ibu empat anak tersebut, merupakan mata pencaharian utamanya. ”Lumayan daripada nganggur. Ten griyo nggeh mboten lanopo-lanopo (di rumah ya tidak ada pekerjaan, Red),” ucapnya kepada Online NU Mojokerto.

Menurutnya, seiring melambungnya semua harga kebutuhan pokok, terkadang dia tidak lelah bekerja hingga larut petang. ”Upahnya Rp 50 ribu per 1.000 batu bata,” tandasnya. Selama ini, Jumiati di rumah tinggal bersama suaminya, sedangkan putra-putrinya sudah berumah tangga. Selain itu, pekerjaan ini tentu dapat menopang pekerjaan suaminya.

Meski begitu, pekerjaan berat tersebut tak lantas menyurutkan hati Jumiati untuk tetap beraktivitas lain. Terbukti, selama ini dia juga masih aktif mengikuti kegiatan keagamaan di kampungnya.

Seperti rutin mengikuti istighotsa, Muslimat, dan ghofilin-an. ”Nggeh dibetahne, soale damel madang (ya harus kuat, soalnya ini untuk kebutuhana makan, Red),” pungkasnya. (zan/aka)

 

BERITA LAINNYA