Memetik Hikmah Kebangsaan dari Peringatan Haul Mbah Ilyas

MOJOKERTO – Peringatan Haul Ke-32 Mbah Ilyas di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Al Misbar di Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis malam (5/1) berjalan penuh khidmat.

Ribuan pengunjung didominasi warga nahdliyin ini tak hanya memadati halaman utama ponpes yang diasuh KH Chusaini Ilyas. Meski di bawah rerintikan hujan, namun mereka terlihat tetap antusias membanjiri jalan desa dan halaman masjid setempat yang tidak jauh dari panggung utama.

Acara yang dibuka dengan lantunan salawat dari grup salawat Mahabbatain asal Surabaya ini juga dihadiri kalangan ulama, kiai dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mojokerto.

Tampak di antaranya Bupati Mojokerto H. Mustofa Kamal Pasa hadir bersama istri, Hj. Ikfina Kamal Pasa. Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, serta perwakilan dari SKPD di lingkup Pemkab Mojokerto.

Kalangan pengasuh ponpes, tokoh dan pengurus PC NU Kabupaten Mojokerto juga menyampaikan rasa hormat dengan mengikuti dari awal hingga akhir acara. Seperti Ketua MUI Kabupaten Mojokerto KH Mashul Ismail, Asisten I Pemkab Mojokerto KH Achmad Jazuli, perwakilan unsur TNI/Polri, dan Ketua PWI Mojokerto Achmad Andung Kurniawan.

”Sosok almarhum Mbah Ilyas ini dapat kita jadikan contoh bagaimana beliau turut memperjuangkan agama, dan menjaga NKRI tanpa membeda-bedakan suku, ras dan agama,” ujar H. Mustofa Kamal Pasa berkesempatan memberikan sambutan mewakili keluarga.

Haul Ke-32 Mbah Ilyas dengan mengangkat tema Welas Asih Marang Liyan ini juga menjadi forum silaturahmi sekaligus menuntut ilmu bagi para santri dan alumni Ponpes Salafiyah Al Misbar.

Mereka yang datang mengenakan baju putih dan bersarung bahkan tak segan mewujudkan rasa tawadlu kepada para kiai yang hadir. Yakni, pengasuh Ponpes Bumi Damai Al Muhibbin Tambakberas Jombang, KH Djamaluddin Achmad; KH Imam Hambali asal Surabaya; KH Achmad Mujayyid asal Malang, serta ratusan kiai se-Mojokerto.

”Semoga kita semua yang hadir ini senantiasa mendapat barakah ilmu dan manfaatnya dari para sesepuh. Agar dapat melanjutkan perjuangan-perjuangan beliau. Terutama di dunia pesantren agar selalu menjaga keutuhan bangsa dan negara,” tandas bupati. (zan/run/aka)

 

 

 

 

BERITA LAINNYA