Tingkatkan Profesionalisme Guru, LP Ma’arif Gelar Pelatihan Guru IPA

MOJOKERTO – Guru dituntut terus belajar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam mengajar. Hal inilah yang mendasari Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif (LP Ma’arif) Kabupaten Mojokerto menggelar pelatihan guru mata pelajaran IPA di wisma NU Kabupaten Mojokerto. Selama tiga hari (29-31 Desember 2016) para guru dari sejumlah MTs dan SMP di bawah naungan LP Ma’arif akan saling curah pendapat dan pengetahuan dengan pengajar lain serta narasumber.

Ketua PC LP Ma’arif Kabupaten Mojokerto, Luqman Sugiharta Wijaya mengatakan, dengan pelatihan ini, para guru diharapkan bisa meningkatkan kompetensinya sesuai dengan kurikulum 2013 (K-13) yang hari ini digunakan pemerintah. “Guru hari ini dituntut bisa mengembangkan metode yang menyenangkan dan inovatif agar siswa tidak jenuh,” kata Luqman.

Pelatihan guru mata pelajaran ini diikuti 45 peserta. Jumlah peserta ini, kata Luqman, sebenarnya melebihi kuota yang disiapkan panitia, yakni 40 orang. Hal ini, tambahnya, merupakan bentuk antusias guru untuk mengembangkan potensi diri mendalami mata pelajaran yang diampunya.

Para guru mendapatkan penyegaran dan suntikan metode materi pelajaran IPA dari para narasumber dari Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Surabaya dan konsultan pendidikan independen, Kualita Pendidikan Indonesia (KPI).

Ketua PC NU Kabupaten Mojokerto, KH Syihabul Irfan Arief yang hadir dalam pembukaan pelatihan bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, meminta agar para guru di lingkungan LP Ma’arif Kabupaten Mojokerto terus belajar agar tidak ketinggalan hal baru, baik dalam hal metodologi, perkembangan ilmu pengetahuan dari mata pelajaran yang dipegang dan penunjang pendidikan lainnya. “LP Ma’arif harus jadi rujukan dan menjadi lembaga terpercaya untuk menyiapkan generasi Nahdliyin yang cerdas dan unggul,” harap Gus Irfan, sapaan akrab ketua PC NU Kabupaten Mojokerto ini.

Tak hanya diberi materi pelatihan, para peserta pelatihan guru mata pelajaran IPA yang digelar berkat kerjasama PC LP Ma’arif Kabupaten Mojokerto dan YDSF Surabaya ini, akan diberi ujian untuk menentukan kelulusannya. Ujian atau tes ini diberikan untuk mengetahui seberapa banyak para guru bisa menyerap dan mengembangkan materi dan bahan diskusi yang telah diberikan. “Kami yakin, dari antusias yang ditunjukkan peserta, para guru ini akan makin berkualitas dan bisa dibanggakan,” pungkas Gus Luqman, panggilan sehari-hari ketua PC LP Ma’arif ini. (Ara/ Onum)

BERITA LAINNYA