Berebut Gunungan Onde-onde dan 5 Ribu Tumpeng Maulid

MOJOKERTO - Lapangan Raden Wijaya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto berubah menjadi lautan orenge. Ini setelah puluhan ribuan warga kota tumplek blek berseragam orange mengikuti Parade Lintas Budaya 5.000 Layah, Senin (12/12).

Acara tersebut sekaligus untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H. "Masyarakat dari lingkungan RT/RW dan keluarahan sangat antusias dengan acara seperti ini. Hal ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan memperkenalkan budaya kepada sesama," tutur Rohman ditemui NU Online Mojokerto.

Puluhan ribu peserta ikut serta dalam kegiatan yang setiap tahunnya selalu digelar rutin untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah atau Maulid Nabi. Suasana di sepanjang Jalan Raya Surodinawan menjadi lebih ramai dan semarak.

Selain Parade Lintas Budaya 5.000 layah berbagai pertunjukan kesenian juga digelar. Mulai dari arak-arakan tumpeng raksasa, gunungan Onde-onde, drumband, kesenian bantengan, barongsai, kesenian reog, jaranan, dan karnaval tumpeng.

Disisi lain, peserta juga di ajak bersalawat dengan diiringi Banjari dan Ishari. ”Tradisi seperti ini sudah selayaknya dilakukan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad. Semoga kita semua senantiasa dapat mensuritauladani atau mencontoh akhlak dan ajaran beliau,” papar KH Masud Yunus juga Wali Kota Mojokerto.

Sebagai penutup, masyarakat diperkenankan berebut ribuan Onde-onde, tumpengan dan sajian khas Maulid untuk dinikmati bersama. (zan/aka)

 

 

BERITA LAINNYA