Ini Kata Wakil Ketua PC NU juga Pemilik Bus PO MPS Soal Aksi 2 Desember

MOJOKERTO – Wakil Ketua PC NU Kabupaten Mojokerto H. Riza Pahlevi turut memberi komentar terkait rencana adanya massa dari Mojokerto yang mengikuti aksi 2 Desember di Jakarta.

baca: Himbau Nahdliyin Bersabar dan Tidak ke Ibukota

Sebagai pengusaha PO (Perusahaan Otobus) Mahkota Putri Sejati (MPS), warga Perum Japan Raya, Desa Japan, Kecamatan Sooko ini juga mendapat imbauan dari pihak kepolisian.

Intinya, pihak PO Bus yang bergerak di bidang jasa transportasi pariwisata itu disarankan agar membatasi armada tujuan Jakarta. Hal ini untuk meminimalisir kedatangan massa dari berbagai ormas turun jalan ke Ibukota.

’’Memang kita sudah diimbau agar tidak menyewakan. Tapi sifatnya hanya imbauan,’’ katanya. Riza menjelaskan, proteksi polisi lewat PO Bus memang baru pertama kali. Di aksi sebelumnya, pikanya mengaku tidak pernah menerima imbauan yang sama.

Namun dia mengaku, proteksi itu sebatas bersifat imbauan untuk tidak menyewakan. Artinya, semua keputusan persewaan armada tetap diserahkan kepada masing-masing manajemen PO. ’’Sudah seminggu kemarin himbauan itu. Tapi tidak ada larangan,’’ tambahnya.

Riza menambahkan, khusus untuk PO miliknya, sebelum datangnya imbauan tersebut sejak awal dia memastikan tidak ada armada miliknya yang mengantar costumer menuju Jakarta. Ini karena jauh hari sebelum aksi digelar hingga dua minggu ke depan, jasa penyewaan armada bus miliknya sudah full boked.

Customer itu didominasi wisatawan yang akan menikmati musim liburan jelang akhir tahun 2016 dan tahun baru 2017. Dengan kota tujuan, Jogjakarta, Malang, dan Banyuwangi. ”Untuk ke Jakarta tidak ada. Kita juga menghindari adanya risiko terhadap armada,’’ tandasnya. (run/aka)

BERITA LAINNYA