Mapaba PMII Komisariat Majapahit, Tanamkan Ideologi Aswaja

MOJOKERTO - Untuk menjaga kelangsungan pola kaderisasi, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Majapahit, kembali menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba), Sabtu (26/11). Bertempat di Wisma PC NU Kabupaten Mojokerto, Mapaba serentak seluruh rayon Komisariat Majapahit ini diikuti oleh 30 mahasiswa.

Mengangkat tema Menggagas Citra Mahasiswa Intelektual, Progresif dan Pluralis melalui Jalur Pergerakan Mapaba diharapkan mampu mencetak mahasiswa berkarakter ulil albab sesuai termaktub dalam AD/ART PMII. Acara ini diikuti oleh dua rayon yang baru berdiri satu tahun lalu, yakni Al-Hambra dan Rayon Dwipa Mandala, Unim Mojokerto sebagai basis antarfakultas.

Selama tiga hari, para peserta dikenalkan mengenai PMII secara organisatoris dan kiprahnya dalam membangun NKRI. ’’Dalam Mapaba Raya I berharap kegiatan ini sebagai ajang kaderisasi intelektual dengan ilmu yang mempunyai ciri khas tersendiri, dan sekaligus memberi wawasan mengenai perbedaan antara organisasi ekstra dan intra kampus.” kata Andre Widha, Ketua komisariat Majapahit kepada Online NU Mojokerto.

Andre menambahkan, PMII merupakan wadah yang tepat untuk mengeksplorasi bakat ideologi mahasiswa secara keseluruhan. Stigma mahasiswa sebagai agent of change, seyogianya dipupuk demi membangun Indonesia dalam bingkai ahlusunnah waljamaah (aswaja) dan NDP, seperti cita-cita para pendahulu.

’’PMII ini diperlukan untuk wadah intelektual, kreatifitas, dan penyaluran ideologi Islam ahlussunnah waljamaah,’’ ujarnya disela-sela kegiatan Mapaba. (ror/run)

BERITA LAINNYA