Cuaca Buruk, Produksi Ikan Menurun

Angin kencang yang melanda wilayah perairan Gresik membuat pasokan ikan menurun. Meski begitu, harga ikan dipasaran tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Muhammad Su’udi, 46, penjual ikan laut di Pasar Kota Gresik mengatakan meskipun pasokan berkurang, namun harga ikan laut dipasaran saat ini masih stabil.

“Kalau harga tidak berubah. Tapi pasokan yang justru berkurang,”ujarnya.

Sementara itu, Haji Muzammil salahsatu Nelayan di Kelurahan Lumpur mengatakan, dalam sehari dirinya biaasanya memperoleh ikan sebanyak 2 hingga 3 ton. Namun saat ini hanya sekitar 2 kwintal.

“Saat ini sedang musim angin. Cari ikan agak susah,”tuturnya.

Hal senada disampaikan Mat Nadji. Dia mengaku dalam kondisi normal bisa memperoleh ikan 4 hingga 5 ton sekali melaut. Ikan yang dia tangkap bervariasi seperti ikan kakap, kerapu, cakalang, tongkol, baby tuna sirip kuning, dan cumi-cumi.

“Semalam saya melaut hanya dapat 4 kwintal,” akunya.

Senada Muzzamil, dia mengaku nelayan kesulitan memperoleh ikan akibat pengaruh angin kencang di laut.

Padahal, biaya melaut dengan sekitar 20 tenaga kerja bisa mencapai Rp 2,5 juta sekali melaut. 

“Pemilik kapal jelas rugi. Kalau angin laut tidak kencang, perolehan ikan bisa kembali normal,” tandasnya. (fir/rof)

BERITA LAINNYA